Senin, 22 April 2013

Tips Memilih Joran Pancing


Salah memilih joran pancing, bisa menyebabkan kejadian yang tidak kita inginkan disaat sedang
memancing. Misal, joran patah, tidak nyaman digunakan dalam genggaman, dll. So, apa yang harus diperhatikan dalam memilih (membeli) joran pancing ? sedikit tips disini mungkin bisa membantu anda:
Dimana lokasi anda akan memancing, menentukan pilihan joran pancing. Jika anda akan memancing di laut, lebih baiknya anda memilih joran yang biasa tergabung dengan reel didalamnya. Bisa yang include atau bisa anda cari secara terpisah. Mengapa ? karena lokasi laut membutuhkan senar (benang pancing) yang panjang. Jadi anda perlu tempat untuk senar (benang pancing) anda. Disisi lain, sifat ikan yang perlu fight untuk mengangkat ke permukaan.
bila berbelanja di toko pancing, Pilihlah jenis joran batangan jika lokasi memancing ada di sungai-sungai dangkal, kolam pancing, maupun di tepi-tepi danau. Hal ini untuk memudahkan anda dalam menghandle joran pancing. Tidak ada aturan memang untuk menggunakan jenis joran ini di tempat-tempat tersebut. Namun, banyak testimoni dari pemancing yang enjoy/lebih senang menggunakan jenis joran batangan ini
Pilihlah ring guide yang mempunyai dasar berlapis keramik. Mengapa ? karena jika terjadi gesekan pada saat terjadi Fight, kemungkinan tali pancing (senar) putus akan berkurang. Lain halnya jika anda memilih cincin tali pancing yang berdasar besi atau logam-ligam lain yang mudah berkarat. Hal ini bisa membuat tali pancing anda putus karena gesekan yang terjadi.
Diameter dari joran juga tidak kalah pentingnya dalam penentuan ini. Karena joran dengan diameter besar, sangat tidak nyaman di pegangan ketika tangan sang pemancing lebih kecil

Zat Anti Karat Pada Mata Pancing

Macam – Macam Zat Anti Karat Pada Mata Pancing atau Kail
Setiap mata pancing yang kita beli terkadang memiliki warna yang beraneka macam, ada yang hitam, kuning, ada juga yang putih keperakan. Untuk mengetahui gunanya anda perlu mengetahui pula zat – zat anti karat apa saja yang dipakai sebagai pelapis dari pancing tersebut.
Zat ini merupakan zat yang diberikan secagai proses finishing terhadap mata pancing atau kail sebelum dipasarkan. Penggunaannya yang paling utama adalah sebagai zat anti karat. Ada sepuluh cara membuat finishing pada mata pancing atau kail:
  • Bronzed : Pancing yang di beri cairan logam khusus berwarna kecoklatan
  • Bright Finish : Pancing diberi cairan logam khusus yang warnanya terang.
  • Cadmium finish : Pancing yang diberi lapisan logam cadmium
  • Japanned : Pancing yang diberi lapisan email hitam, pancing menjadi lebih kuat terhadap karat yang disebabkan oleh air laut.
  • Tinned : Pancing yang dilapisi permukaan seluruhnya dengan ter panas.
  • Coppered : Seluruh mata pancing diberi lapisan tembaga, cara ini merupakan cara yang paling umum untuk membuat pancing yang diperuntukkan pada pemancingan air tawar.
  • Gold finish : Mata pancing yang dilapisi dengan emas. Jenis ini paling banyak hanya digunakan sebagai koleksi saja.
  • Silver finish : Mata pancing yang seluruhnya deberi lapisan perak, juga kebanyakan digunakan sebagai hiasan saja.
  • Blued : Mata pancing yang di oksidasi dengan cairan khusus sebagai pencegah karat. Namun harganya jadi terlalu mahal.
Mata pancing atau kail sangatlah perlu diberi berbagai variasi zat anti karat. Sebab penggunaan zat ini akan bermanfaat pada pemancing yang tidak perlu terlalu sering mengganti kailnya karena tumpul.

0 komentar:

Poskan Komentar